<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sang Inspirator</title>
	<atom:link href="http://0tanpalilin0.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://0tanpalilin0.wordpress.com</link>
	<description>menjadi daun, menjadi teratai, tanpa lilin</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Jan 2012 08:06:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='0tanpalilin0.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/591aabc673f9ec029e2af3c50d9c3b3d?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Sang Inspirator</title>
		<link>http://0tanpalilin0.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://0tanpalilin0.wordpress.com/osd.xml" title="Sang Inspirator" />
	<atom:link rel='hub' href='http://0tanpalilin0.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PINDAH BLOG</title>
		<link>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2012/01/07/pindah-blog/</link>
		<comments>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2012/01/07/pindah-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2012 08:04:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sang inspirator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://0tanpalilin0.wordpress.com/?p=454</guid>
		<description><![CDATA[MOHON MAAF, BLOG INI BERPINDAH KE BLOG BARU. INGIN BERSILATURAHMI? SILAHKAN KLIK DI SINI<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=454&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>MOHON MAAF, BLOG INI BERPINDAH KE BLOG BARU.</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>INGIN BERSILATURAHMI?</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>SILAHKAN KLIK DI <a href="http://abdulhalim060189.blogspot.com">SINI</a></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/0tanpalilin0.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/0tanpalilin0.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/0tanpalilin0.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/0tanpalilin0.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/0tanpalilin0.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/0tanpalilin0.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/0tanpalilin0.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/0tanpalilin0.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/0tanpalilin0.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/0tanpalilin0.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/0tanpalilin0.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/0tanpalilin0.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/0tanpalilin0.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/0tanpalilin0.wordpress.com/454/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=454&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2012/01/07/pindah-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf1b6898c3d5da3a36553f13f4b967ac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sang pembelajar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengeluh</title>
		<link>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2012/01/07/mengeluh/</link>
		<comments>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2012/01/07/mengeluh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2012 02:28:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sang inspirator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://0tanpalilin0.wordpress.com/?p=451</guid>
		<description><![CDATA[Tiba – tiba ada SMS masuk, “mas, waktu pendaftaran beasiswanya tidak bisa diperpanjang?” Sambil terheran dalam hati, bukankah pengumuman pendaftaran beasiswa ini sudah lama, di FB di SMS, namun tidak ada seorangpun yang menanggapi. Sampai stress harus siapa yang direkomendasikan untuk menerima beasiswa. Akhirnya aku balas “tidak bisa, karena sudah lama diumumkan” Beberapa saat kemudian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=451&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiba – tiba ada SMS masuk,</p>
<p><em>“mas, waktu pendaftaran beasiswanya tidak bisa diperpanjang?”</em></p>
<p>Sambil terheran dalam hati, bukankah pengumuman pendaftaran beasiswa ini sudah lama, di FB di SMS, namun tidak ada seorangpun yang menanggapi. Sampai stress harus siapa yang direkomendasikan untuk menerima beasiswa. Akhirnya aku balas</p>
<p><em>“tidak bisa, karena sudah lama diumumkan”</em></p>
<p>Beberapa saat kemudian langsung ada balasan,</p>
<p><em>“tolonglah mas, ini sangat membutuhkan”</em></p>
<p>Loh? Aku semakin jengkel dalam hati. Membutuhkan kenapa tidak siap siaga? Kenapa tidak respon sejak lama. Padahal sampai – sampai yang memberi beasiswa harus terjun langsung. Karena sampai batas waktu, tak ada satupun yang mendaftar bahkan memberikan komentar di group FB kami.</p>
<p><img class="alignleft" src="http://3.bp.blogspot.com/_huVZg_udRsE/S-BZMce3eUI/AAAAAAAABFQ/YWF1pDiWvZE/s1600/MENGELUH.jpg" alt="" width="460" height="306" /></p>
<p>Namun, karena aku teringat dengan masa kuliahku dulu yang disokong oleh beasiswa dan tahu bagaimana rasanya menjadi orang yang membutuhkan beasiswa. Aku balas agar yang bersangkutan mengirimkan CV nya ke alamat emailku.<br />
Tak berselang sehari, email berisi lampiran CV aku terima.<br />
Aku download dan ku baca identitas dirinya.<br />
Alasan utamanya adalah memang kesulitan ekonomi. Sebenarnya jika dibandingkan dengan mahasiswa lain, mahasiswa  ini tergolong ekonomi lemah dan membutuhkan beasiswa. Yang aku sesalkan adalah kemanjaannya waktu mengSMS diriku seolah – olah dia benar – benar tak berdaya.</p>
<p>Orang tuanya adalah pedagang dengan penghasilan 1750000 perbulan. Jumlah sedikit, namun, lebih sedikit mana dengan penghasilan seorang tukang becak?. Dia dikirimi uang sebesar 750000 perbulan jumlah yang besar menurutku. Karena jatahnya setiap hari lebih dari 20000. Hanya saja, alasan dia adalah makan “Cuma” 2 kali, dan harga makanan di warung 7000.</p>
<p>Ini yang aku sesalkan. Ada banyak warung yang menjual makanan seharga 5000 bahkan 3500. Kenapa harus memilih 7000? Ada banyak mahasiswa yang dia mampu makan sehari 2 kali. Namun kenapa mengeluh dengan dirinya 2 kali.</p>
<p>Faktor penyebabnya ada dua, pertama karena memang hatinya lemah, sehingga, sedikit saja lebih susah dari temannya sudah banyak mengeluh. Seolah – olah dia yang paling membutuhkan. Kedua adalah dia tidak mampu beradaptasi dengan dirinya sendiri. Jikalau kemampuannya demikian, buatlah sekreatifitas mungkin agar uang sejumlah itu bisa dicukup.</p>
<p>Toh Rasulullah juga pernah mengganjal perutnya dengan 2 buah batu. Sudahkah anda melakukannya?<br />
Maaf, jika anda berpikir saya kejam, tak berperi kemanusiaan atau tak tahu kesusahan orang lain. Maaf, sekali lagi maaf. Saya sudah pernah berada dalam kondisi jauh di bawah dari yang di atas. Jauh. Tapi, saya tak akan pernah mau mengeluh. Tak akan pernah kecuali kepada yang memberi saya rezeki. Allah SWT.</p>
<p><em>&#8220;Barang siapa bertawakal kepada Allah, maka Dia akan mencukupi (kebutuhanmu).…&#8221; (QS At-Thalaq [65]: 3).</em><br />
<em>“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya. Dan Dia mengetahui tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)” (Hud : 6)</em></p>
<p>wallahu&#8217;alam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/0tanpalilin0.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/0tanpalilin0.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/0tanpalilin0.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/0tanpalilin0.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/0tanpalilin0.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/0tanpalilin0.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/0tanpalilin0.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/0tanpalilin0.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/0tanpalilin0.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/0tanpalilin0.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/0tanpalilin0.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/0tanpalilin0.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/0tanpalilin0.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/0tanpalilin0.wordpress.com/451/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=451&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2012/01/07/mengeluh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf1b6898c3d5da3a36553f13f4b967ac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sang pembelajar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_huVZg_udRsE/S-BZMce3eUI/AAAAAAAABFQ/YWF1pDiWvZE/s1600/MENGELUH.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Bergeraklah! Karena semua benda bergerak</title>
		<link>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2012/01/06/bergeraklah-karena-semua-benda-bergerak/</link>
		<comments>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2012/01/06/bergeraklah-karena-semua-benda-bergerak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2012 10:52:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sang inspirator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://0tanpalilin0.wordpress.com/?p=444</guid>
		<description><![CDATA[Coba kita lihat benda – benda yang ada di dunia ini. Semuanya bergerak, bahkan benda yang sepertinya diam. Sebenarnya di juga bergerak. Mulai dari skala yang paling besar. Gugusan galaksi bergerak saling menjauhi. Galaksi kita, bergerak berputar berlawanan arah jarum jam. Demikian juga tata surya kita. Selain di bergerak berputar bersama bintang – bintang lain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=444&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Coba kita lihat benda – benda yang ada di dunia ini. Semuanya bergerak, bahkan benda yang sepertinya diam. Sebenarnya di juga bergerak. Mulai dari skala yang paling besar. Gugusan galaksi bergerak saling menjauhi. Galaksi kita, bergerak berputar berlawanan arah jarum jam. Demikian juga tata surya kita. Selain di bergerak berputar bersama bintang – bintang lain dalam bima sakti. Tata surya kita juga bergerak terhadap porosnya mengelilingi matahari. Sedangkan matahari bergerak berputar.</p>
<p><img class="alignright" src="http://wong168.files.wordpress.com/2011/05/rutherford_atom.gif?w=280&#038;h=240" alt="" width="280" height="240" /></p>
<p style="text-align:left;">Pada skala lebih kecil lagi bumi kita berevolosi berotasi. Hingga pada skala yang sangat kecil. Molekul – molekul bergerak berotasi atau bervibrasi. Benda padat pun sebenarnya juga bergerak. Elektron – elektronnya selalu berputar. Sekali elektron itu berhenti bergerak, maka dia akan menuju inti atom yang bermuatan positif dan saling menetralkan. Maka terjadilah ledakan dahsyat. Demikian juga dengan gelombang, baik gelombang mekanik atau elektromagnetik. Pada gelombang sangat jelas. Sekali diam, maka gelombang itu akan langsung hilang.  Sehingga, eksistensi dari materi dan apapun di alam ini karena mereka tak pernah diam. Mereka selalu bergerak agar mereka tetap ada.</p>
<p style="text-align:left;">Lalu bagaimana dengan kita?</p>
<p style="text-align:left;">Tak ada bedanya dengan benda – benda yang lain. manusia harus terus bergerak untuk mempertahankan keberadaan dirinya. Bergerak dalam arti sebenarnya atau dalam arti yang lain. bergerak berarti berpindah tempat atau sering kita kenal sebagai hijrah. bergerak dalam arti denotasi yaitu bergerak melakukan aktifitas. Sebuah teori biologi lama mengatakan bahwa, organ tubuh yang jarang dipakai akan terdegradasi. Jika aktifitas kita kurang, maka, otot – otot akan mengecil dan justru lemak yang semakin menimbun. Tak jauh beda dengan otak. Orang yang lulus sekolah atau kuliah kemudian tak menggunakan otaknya berpikir seperti biasa. Jika di suruh untuk kembali berfikir perlu waktu loading terlebih dahulu. Bergerak akan membedakan antara orang yang malas dan tidak. Imam syafi’i berkata,</p>
<blockquote><p><em>Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman</em><br />
<em> Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang</em><br />
<em> Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan</em><br />
<em> Berlelah-lelahlah, manisnya hidup akan terasa setelah lelah berjuang</em><br />
<em> Aku melihat air yang menjadi rusak karena diam tertahan,</em><br />
<em> jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, keruh menggenang</em><br />
<em> Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa</em><br />
<em> Anak panah jika tidak tinggalkan busur tidak akan kena sasaran</em><br />
<em> Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam</em><br />
<em> Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang</em><br />
<em> Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang</em><br />
<em> Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan.</em></p></blockquote>
<p><span id="more-444"></span></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://0tanpalilin0.files.wordpress.com/2012/01/jogging_man.jpg?w=345&#038;h=200" alt="" width="345" height="200" /></p>
<p>Bergerak dalam arti yang lebih kompleks berarti berpindah dari sesuatu yang tak baik menjadi lebih baik. Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda bahwa Barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia orang yang beruntung. Barang siapa hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia orang yang merugi. dan barang siapa hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang celaka.<br />
Untuk itu, maka diperlukan yang namanya muhasabah. Melihat sejenak ke belakang, akankah semua yang dilakukan sudah berupa grafik yang meningkat, datar atau malah menurun. Diperlukan keberanian dan kejujuran pada diri akan capaian – capaian yang kita peroleh. Keberanian mutlak diperlukan karena, kebanyakan kita merasa takut ternyata diri ini tak sebaik yang dibayangkan. Tak jarang yang melakukan spekulasi atau alasan – alasan lain yang dibuat untuk mengesankan pencapaian yang diperoleh luar biasa. Disinilah peran kejujuran kita. Orang lain boleh anda bohongi namun, Allah SWT dan diri kita tak dapat dibohongi. Prinsip kita dalam bermuhasabah adalah tak peduli berapa kesalahan yang telah diperbuat karena itu sudah terjadi, yang terpenting adalah seberapa banyak pelajaran yang kita peroleh.<br />
Kemudian, tak perlu terlalu lama berkubang dalam muhasabah. Biarlah ia telah berlalu, yang terpenting kita sudah mendapatkan sarinya yaitu pelajaran – pelajaran masa lalu. Buang sampahnya. Jadikan pelajaran ini sebagai bahan bakar yang akan menghangatkan semangat dan menggerakkan motivasi kita untuk terus berkarya dan bermanfaat bagi sesama.<br />
Rasullah SAW bersabda :<br />
“Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain” (HR. Bukhari).<br />
Semoga bermanfaat. Wallahu’alam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/0tanpalilin0.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/0tanpalilin0.wordpress.com/444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/0tanpalilin0.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/0tanpalilin0.wordpress.com/444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/0tanpalilin0.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/0tanpalilin0.wordpress.com/444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/0tanpalilin0.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/0tanpalilin0.wordpress.com/444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/0tanpalilin0.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/0tanpalilin0.wordpress.com/444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/0tanpalilin0.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/0tanpalilin0.wordpress.com/444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/0tanpalilin0.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/0tanpalilin0.wordpress.com/444/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=444&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2012/01/06/bergeraklah-karena-semua-benda-bergerak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf1b6898c3d5da3a36553f13f4b967ac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sang pembelajar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wong168.files.wordpress.com/2011/05/rutherford_atom.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://0tanpalilin0.files.wordpress.com/2012/01/jogging_man.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Dakwah Akademik dan Boikot Produk Yahudi</title>
		<link>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2012/01/01/dakwah-akademik-dan-boikot-produk-yahudi/</link>
		<comments>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2012/01/01/dakwah-akademik-dan-boikot-produk-yahudi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 13:06:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sang inspirator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://0tanpalilin0.wordpress.com/?p=437</guid>
		<description><![CDATA[Jika saya menjadi salah satu presiden direktur dari perusahaan yang menyumbangkan dana untuk Israel dan mendengar kata – kata, “boikot produk Israel” pasti saya hanya akan tertawa terbahak – bahak. Beberapa tahun yang lalu, saat israel menyerang Palestina dengan bom – bomnya. Banyak kalangan aktifis dakwah yang menyebarkan slogan “boikot produk Yahudi”. Ada banyak perusahaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=437&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika saya menjadi salah satu presiden direktur dari perusahaan yang menyumbangkan dana untuk Israel dan mendengar kata – kata, “boikot produk Israel” pasti saya hanya akan tertawa terbahak – bahak.<br />
Beberapa tahun yang lalu, saat israel menyerang Palestina dengan bom – bomnya. Banyak kalangan aktifis dakwah yang menyebarkan slogan “boikot produk Yahudi”. Ada banyak perusahaan yang masuk dalam daftar hitam karena tercatat sebagai penyumbang dana terhadap israel. Mulai dari perusahaan makanan, intertainment, media, komunikasi, peralatan elektronik, hingga kosmetik. Slogan boikot produk Yahudi atau yang menyumbang kepada Yahudi berkembang menjadi jika kau memakan produk itu sama saja kau memakan darah dan daging anak – anak Palestina yang syahid karena bom israel.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://arifekaprasetya.files.wordpress.com/2011/03/ibnu-sina.jpg?w=328" alt="" width="328" height="552.5" /><br />
Sebagian kalangan pro dan mendukung terhadap program ini. Tak kalah sedikit yang bersimpangan. Mulai dari sekedar menolak, membantah karena tidak solutif, berdebat, hingga mencibir. Memang tak mudah untuk memboikot sedemikian banyak dan beragam produk – produk yang sudah menjadi bagian bahkan kebutuhan primer dalam hidup. Lebih berat lagi jika produk itu tidak ada penggantinya atau tak ada produk yang sebanding dengannya. Bisa – bisa kita mengalami kemunduran 100 tahun lebih primitif dari bangsa Yahudi. Tengok saja misalkan Laptop atau komputer yang anda gunakan untuk membaca blog ini. Merk apakah prosesornya? Kita tak dapat menutup mata, bahwa jika kita benar – benar memboikot maka kekalahan sebenarnya mutlak ditangan orang muslim.<br />
Dari segi teknologi informasi misalkan. Kita tak lagi memakai windows atau microsoft. Lalu, apakah kita akan menggunakan mesin ketik untuk menulis? Bukan solusi karena keuntungan yang didapatkan jauh lebih kecil dibandingkan dengan kerugian yang diperoleh. Dalam memutuskan sebuah perkara tak hanya masalah hitam dan putih. Coba lihat perjanjian Hudaibiyah yang bagi banyak kalangan merugikan ummat Islam namun justru saat itulah momentum kemenangan di mulai. Ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan yang goal akhirnya adalah kemenangan Islam.</p>
<p><span id="more-437"></span><br />
coba kita berhitung sejenak. Berapa persen jumlah ummat yang beriman di negeri ini sehingga dia mau melepaskan kenyamanan produk Yahudi? Lalu coba kita bandingkan seberapa banyak pembeli produk Yahudi dari orang beriman tersebut dibandingkan dengan yang tidak beriman? Jika melihat kondisi ummat muslim saat ini yang jauh dari kata kaya, terpelajar dan berkarakter muslim. Saya yakin walaupun tak memiliki data pasti, jumlah mereka tak signifikan. Ibarat buih di lautan. Ibarat busa yang sebentar lagi akan hilang.<br />
Lalu apa solusinya?<br />
Maka, dakwah bidang akademis dan profesi berperan disini. Keberadaan ilmuan – ilmuan muslim yang inovatif dan solutif sangat dibutuhkan. Ditangan merekalah seharusnya banyak teknologi dilahirkan sehingga tak perlu lagi mengemis kepada produk orang Yahudi. Kenyataannya, Ilmuan – ilmuan itu bukanlah para terpelajar yang saat kuliahnya hanya membicarakan, “dosen ini bagus – bagus tidak nilainya?” atau mereka yang hanya berkata, “kalau dengan B atau seminar nasional saja bisa lulus, untuk apa dapat A atau seminar internasional”. Ya, kegagalan banyak kalangan terpelajar muslim adalah sejak kecil, mereka tidak dididik untuk kreatif dan solutif. Mereka tidak dididik untuk survive diberbagai kondisi yang membutuhkan ilmu pengetahuan. Mereka kebanyakan dididik untuk menyelesaikan tugas atau soal yang dibuat oleh guru atau dosen mereka. Mereka bahkan tidak diperkenalkan dengan ilmu yang bermanfaat dan amal jariyah dari sebuah karya ilmiah atau teknologi. Kita memiliki banyak ilmuan muslim dengan sederet gelar akademis namun tak produktif. Berani bertaruh? Ada berapa banyak profesor di kampus anda dan hitung berapa banyak buku atau minimal jurnal ilmiah yang diterbitkan. Lebih memalukan lagi dengan Pdnya mereka merasa diatas angin.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://0tanpalilin0.files.wordpress.com/2012/01/untitled.jpg?w=400&#038;h=350" alt="" width="400" height="350" /><br />
Andai saja kita memiliki 10 orang saja orang seperti syaikh Aaq Syamsuddin, tak perlu lagi kata – kata boikot itu terdengar. (lebih lengkap tentang Syaikh Aaq Syamsuddin baca <a href="http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/31/penakluk-maknawi-konstantinopel-seorang-ulama-dokter-dan-ahli-botani/" target="_blank">di sini</a>)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/0tanpalilin0.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/0tanpalilin0.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/0tanpalilin0.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/0tanpalilin0.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/0tanpalilin0.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/0tanpalilin0.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/0tanpalilin0.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/0tanpalilin0.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/0tanpalilin0.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/0tanpalilin0.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/0tanpalilin0.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/0tanpalilin0.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/0tanpalilin0.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/0tanpalilin0.wordpress.com/437/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=437&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2012/01/01/dakwah-akademik-dan-boikot-produk-yahudi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf1b6898c3d5da3a36553f13f4b967ac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sang pembelajar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arifekaprasetya.files.wordpress.com/2011/03/ibnu-sina.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://0tanpalilin0.files.wordpress.com/2012/01/untitled.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Penakluk Maknawi Konstantinopel : Seorang Ulama, Dokter dan Ahli Botani</title>
		<link>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/31/penakluk-maknawi-konstantinopel-seorang-ulama-dokter-dan-ahli-botani/</link>
		<comments>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/31/penakluk-maknawi-konstantinopel-seorang-ulama-dokter-dan-ahli-botani/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 07:50:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sang inspirator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://0tanpalilin0.wordpress.com/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[Andaikata dunia itu di bawah satu kerajaan, maka ibu kota yang paling sesuai untuknya adalah konstantinopel. Konstantinopel berada di daerah turki yang waktu itu dikuasai oleh kerajaan bizantium. Kota konstantinopel dilindungi baik di darat maupun di laut sehingga untuk memasukinya saja sudah sangat susah. Kota ini di darat dilindungi oleh dua dinding pagar yang diantara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=431&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Andaikata dunia itu di bawah satu kerajaan, maka ibu kota yang paling sesuai untuknya adalah konstantinopel.</p></blockquote>
<p>Konstantinopel berada di daerah turki yang waktu itu dikuasai oleh kerajaan bizantium. Kota konstantinopel dilindungi baik di darat maupun di laut sehingga untuk memasukinya saja sudah sangat susah. Kota ini di darat dilindungi oleh dua dinding pagar yang diantara keduanya ada banyak benteng penyerangan. Di lautan terdapat rantai yang menghalangi kapal – kapal untuk berlayar memasukinya. Namun, sungguh luar biasa, seorang sultan Muhammad Al – Fatih mampu menaklukkannya.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://0tanpalilin0.files.wordpress.com/2011/12/fall_of_constantinople.jpg?w=320&#038;h=240" alt="" width="320" height="240" /></p>
<p>Rasulullah SAW pernah bersabda : <em>“Sungguh. Konstantinopel akan ditaklukkan. Sebaik – baik pemimpin adalah pemimpin (yang menaklukkan)nya dan sebaik – baik tentara adalah tentaranya.”</em></p>
<p>Perjalanan penaklukan konstantinopel bukanlah seperti sebuah dongeng dimana ada seorang pangeran gagah perkasa yang memiliki keajaiban. Penaklukan konstantinopel sudah di skenario dan di planning bahkan sebelum muhammad Al Fatih dilahirkan.</p>
<p>Kisah penaklukan ini dimulai sejak baru berdirinya kerajaan turki usmani oleh sulthan orkhan bin ustman. Anak dari pendiri kerajaan turki ustmani. Jadi seolah – olah, kerajaan ini dilahirkan untuk menaklukkan konstantinopel. Penaklukan dimulai dengan penyerangan negeri – negeri kecil di sekitar bizantium oleh sulthan murad I. Sehingga, dengan dikuasainya negeri kecil ini, jalan menuju kota konstantinopel semakin mudah. Benteng – benteng pertahanan di bangun di sekitar konstantinopel. Tak hanya itu, dibentuk pula pasukan khusus<em><strong> jannisari</strong></em> yang tak takut mati dan dilatih khusus. Pasukan ini benar – benar menjadi pasukan istimewa.</p>
<p>Masa kecil, sulthan Muhammad Al – Fatih adalah anak yang nakal hingga dia memiliki seorang guru yang bernama Syaikh Aaq Syamsuddin. Syaikh inilah penakluk konstantinopel yang sebenarnya. Karena, dari doktrin dan pemikiran beliaulah muhammad Al Fatih menyerang konstantinopel. Beliaulah otak dan dalang atau bara pemantik adanya kobaran api besar di kota konstantinopel.</p>
<p>Nama aslinya adalah Muhammad bin Hamzah Ad-Dimasyqi Ar-Rumi. Nasabnya bersambung dengan Khalifah Abu Bakar. Lahir di Damaskus pada tahun 792 H (1389 M) dan telah hafal Al – Qur’an pada usia 7 tahun. Belajar di Amasia, kemudian di Aleppo, dan Ankara. Meninggal pada tahun 1459 M.</p>
<p>Beliau mengajar ilmu – ilmu mendasar seperti Al –Qur’an, As – Sunnah, fikih, ilmu islam, dan beberapa bahasa seperti Arab, Persia, dan Turki. Beliau juga mengajar ilmu matematika, astronomi, sejarah dan seni berperang.</p>
<p>Beliaulah yang memerintahkan untuk mempersiapkan dan menyerang konstantinopel kepada sulthan Muhammad Al – Fatih sehingga pecah pertempuran dahsyat selama 54 hari. Dalam pertempuran yang panjang tersebut, kadang pasukan bizantium mengalami kemenangan. Hingga pada suatu waktu, Paus membantu pasukan bizantium dengan mengirimkan 4 kapal perang. Para panglima pasukan dan menteri Ustmani mengadakan pertemuan dan menemui sulthan dengan mengatakan, <em>“Sesungguhnya Anda telah menggerakkan sejumlah besar pasukan Ustmani untuk melakukan pengepungan ini karena menuruti perkataan salah seorang syaikh – maksud mereka adalah syaikh Aaq Syamsuddin. Banyak tentara binasa dan peralatan perang pun rusak. Bahkan lebih dari itu, datanglah kemudian bantuan dari negara – negara Eropa untuk orang – orang kafir yang berada dalam benteng. Keinginan untuk menaklukkan Konstantinopel belum bisa diperkirakan”</em></p>
<p><span id="more-431"></span></p>
<p>Mendengar keluhan dan pendapat dari anak buahnya, Muhammad Al – Fatih mengutus salah seorang menterinya, Waliyuddin Ahmad Pasha kepada Syaikh Aaq Syamsuddin ke kemahnya untuk mendapatkan solusi dari permasalahan ini. Namun, ternyata Syaikh Aaq Syamsuddin hanya menjawab, <em>“Pasti Allah akan mengabulkan penaklukan ini.”</em> Mendengar penuturan singkat ini tidak membuat sulthan puas, sehingga di utus sekali lagi seorang menterinya untuk meminta penjelasan yang lebih banyak. Syaikh Aaq Syamsuddin lantas mengirimkan surat kepada sulthan yang isinya.</p>
<p><em>“Sesungguhnya Allah adalah Dzat Yang Maha memberi kemuliaan dan kemenangan. Bagi beberapa orang muslim, kedangan bantuan kapal perang itu telah menimbulkan patah hati dan cercaan. Sebaliknya bagi orang – orang kafir, peristiwa tersebut menimbulkan perasaan senang dan gembira. Yang pasti, seorang hamba hanya bisa merencanakan. Allah – lah yang menentukan. Keputusan ada di tangan Allah. Kita telah berserah diri kepada Allah dan telah membaca Al – Qur’an. Semua itu tidak lain adalah seperti rasa kantuk. Kelembutan Allah Ta’ala telah terjadi sehingga muncullah berita gembira yang belum pernah terjadi sebelumnya”</em></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://adiebian.com/wp-content/uploads/2010/02/misyari_rashid.png" alt="" width="259" height="327" /></p>
<p>Surat ini kemudian menjadikan perasaan tenang bagi panglima dan sulthan sehingga mereka memutuskan untuk terus menyerang konstantinopel. Selama pertempuran terjadi, syaikh tidak bersembunyi begitu saja. Beliau ikut memantau pekembangan dari penyerangan. Bahkan ditangan beliaulah hari penaklukkan konstantinopel ditentukan kepada sulthan. Selama pertempuran terjadi. Syaikh Aaq Syamsuddin berada dalam kemahnya bermunajat kepada Allah SWT. Beliau bersujud kepada Allah hingga sorbannya terlepas dan rambutnya yang putih terjuntai ke tanah. Beliau menangis berdoa agar kemenangan segera datang dalam waktu dekat.</p>
<p>Setelah konstantinopel takluk. Beliau tak lupa untuk menasehati sulthan agar melaksanakan hak – hak orang yang ditaklukkan. Tidak ada pembantaian terhadap penduduk konstantinopel apalagi merusak fasilitas. Salah satunya adalah gereja aya shopia yang menjadi pusat peribadatan kristen tidak dihancurkan tetapi di alih fungsikan menjadi masjid.</p>
<p>Saat ada perasaan sombong terhadap hati sulthan. Beliau menegur sulthan dengan teguran yang halus. Beliau tidak berdiri dari rebahannya saat sulthan, sang penakluk konstantinopel yang berdasarkan hadist Rasulullah adalah sebaik – baik pemimpin dan sebaik – baik pasukan, datang menghadap beliau.</p>
<p>Beliau memang penakluk maknawi sesungguhnya dari konstantinopel.</p>
<p>Ternyata tak hanya masalah ukhrawi yang beliau kuasai. Masalah dunia juga tak luput dari pandangannya. Beliau menguasai beberapa bahasa. Menguasai matematika dan astronomi hingga ilmu perang. Beliau bahkan selain dokter hati juga dokter jasad. Beliau mengenal berbagai macam tumbuhan dan khasiatnya dalam pengobatan. Reputasinya ini sangat terkenal di masyarakat sehingga orang – orang mengatakan, <em>&#8220;Sesungguhnya tumbuh – tumbuhan itu berbincang – bincang kepada Syaikh Aaq Syamsuddin&#8221;</em>. Asy – Syaukani mengomentari beliau, <em>&#8220;selain dokter hati, Syaikh Aaq Syamsuddin juga dokter fisik. Di kalangan masyarakat sampai terkenal berita bahwa sebatang pohon memanggilnya dan berkata, ‘Saya adalah penyembuh penyakit si Fulan.’ Kemudian, berkahnya menjadi sangat terkenal dan keutamaannya menjadi terlihat jelas.</em><em>&#8220;</em></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://ibonobi.files.wordpress.com/2011/12/doctor_bigger.jpg?w=350" alt="" width="350" height="349.5" /></p>
<p>Bahkan bisa di bilang beliau telah mencetuskan ide adanya jasad renik yang kita kenal dengan bakteri. Saat orang – orang eropa masih beranggapan bahwa cacing berasal dari tanah atau belatung dari daging. Penelitian beliau terhadap penyakit menular ini mengantarkan beliau terhadap teori mikroba ini yang beliau tulis dalam bukunya berjudul “Materi Kehidupan”. Dalam buku ini beliau berkata, “Termasuk kesalahan adalah anggapan masyarakat bahwa penyakit – penyakit itu menjangkiti manusia secara spontan. Sebenarnya penyakit – penyakit itu berpindah dari satu orang ke orang lain melalui penularan. Penularan ini <strong>sangat kecil dan halus hingga tidak mampu dilihat dengan mata telanjang</strong>. Akan tetapi, penularan ini terjadi dengan perantaraan <strong>benih yang hidup</strong>”</p>
<p>“benih yang hidup” yang beliau maksudkan adalah bakteri atau mikroba. Padahal waktu itu belum ada mikroskop. Hingga 400 tahun kemudian barulah muncul seorang ahli kimia dan biologi asal Perancis bernama Loius Pasteur.</p>
<p>Alangkah luar biasanya beliau. Di samping mengurusi penelitian kedokteran, botani dan berbagai ilmu lain. beliau masih berkesempatan untuk mendidik seorang sulthan penakluk konstantinopel dan beliau sendiri turut dalam strategi penaklukan tersebut.</p>
<p>Bagaimana dengan anda?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/0tanpalilin0.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/0tanpalilin0.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/0tanpalilin0.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/0tanpalilin0.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/0tanpalilin0.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/0tanpalilin0.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/0tanpalilin0.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/0tanpalilin0.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/0tanpalilin0.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/0tanpalilin0.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/0tanpalilin0.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/0tanpalilin0.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/0tanpalilin0.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/0tanpalilin0.wordpress.com/431/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=431&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/31/penakluk-maknawi-konstantinopel-seorang-ulama-dokter-dan-ahli-botani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf1b6898c3d5da3a36553f13f4b967ac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sang pembelajar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0tanpalilin0.files.wordpress.com/2011/12/fall_of_constantinople.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://adiebian.com/wp-content/uploads/2010/02/misyari_rashid.png" medium="image" />

		<media:content url="http://ibonobi.files.wordpress.com/2011/12/doctor_bigger.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Dari Dakwah Kampus ke Dakwah Kampung 2</title>
		<link>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/28/dari-dakwah-kampus-ke-dakwah-kampung-2/</link>
		<comments>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/28/dari-dakwah-kampus-ke-dakwah-kampung-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 23:02:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sang inspirator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://0tanpalilin0.wordpress.com/?p=426</guid>
		<description><![CDATA[Asrama ini, selalu saja demikian, mengundang sejuta rindu. Walaupun beberapa hari yang lalu aku sudah mampir ke sini. Asrama ini adalah bagian penting dalam hidupku. Salah satu kunci lemari yang menyimpan kunci – kunci pintu harapan. Aku masuk langsung menuju dapur. Di dapur aku temui bu lek ya (bukan nama yang sebenarnya) yang sedang mencuci [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=426&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Asrama ini, selalu saja demikian, mengundang sejuta rindu. Walaupun beberapa hari yang lalu aku sudah mampir ke sini. Asrama ini adalah bagian penting dalam hidupku. Salah satu kunci lemari yang menyimpan kunci – kunci pintu harapan. Aku masuk langsung menuju dapur. Di dapur aku temui bu lek ya (bukan nama yang sebenarnya) yang sedang mencuci piring. Bu lek ya adalah salah satu orang yang berbaik hati membersihkan asrama kami sehingga selalu layak untuk di huni.</p>
<p>“hallo bu lek ya, apa kabar?”</p>
<p>“eh, mas Asraf (bukan nama yang sebenarnya, namun wajah insya Allah tidak beda jauh), dari mana mas?”</p>
<p>“ini bu lek, lari – lari bareng Ardhi”</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.berita8.com/images/berita/normal/25883031fe2fb43821b251b49c4d67472eda73166001@.jpg" alt="" width="500" height="333" /></p>
<p>“aduh mas&#8230; arek – arek asrama angkatan saiki susah, dewe – dewe kabeh, pompa bocor gak onok seng benakno. Gak koyok biyen. Onok mas Arwan. Onok barang rusak gak pernah di jarno. Di benakno. Lek saiki. Bener arek’e pinter – pinter. Tapi dewe – dewe. Gak tahu ngramut barang”</p>
<p>“aduh mas&#8230; anak – anak asrama angkatan sekarang susah, sendiri – sendiri semua, pompa bocor tidak ada yang memperbaiki. Tidak seperti dulu. Ada Mas Arwan. Ada barang rusak tidak pernah dibiarkan. Di perbaiki. Kalau sekarang? Benar anak – anaknya pintar semua. Tapi sendiri – sendiri. Tidak pernah merawat barang.”</p>
<p>Demikian lah awal pertemuan kita di pagi itu dengan sesi curhat dari bu lek ya yang keluar begitu saja seperti banjir bandang. Aku perhatikan sekitar. Memang air menggenang di mana – mana. Air menggenang biasanya muncul pada waktu hujan deras saja, karena talang air tidak mampu menampung debit air. Juga karena level air di selokan lebih tinggi dari kamar mandi asrama sehingga masuk ke kamar mandi asrama.</p>
<p>Percakapan itu memang sepele. Namun, tak dapatkah kita merasakan sesuatu yang aneh terjadi di sini? Satu lagi dari curhatan bu lek ya yang akan mempertegas kejanggalan itu.</p>
<p><span id="more-426"></span></p>
<p>“mas, mas, sama saja dengan asrama putrinya. Gak ada yang mau beres – beres. Gak ada yang ngajak ngobrol aku. Cuma mutiara aja yang ngajak ngomong. Cerita ini. Cerita itu. Lainnya, masuk kamar sendiri – sendiri”</p>
<p>Sudahkah anda merasakan kejanggalan?</p>
<p>Mari kita sedikit menengok sirah nabawiyah. Kisah Rasulullah SAW dengan orang – orang di sekitarnya. Bagaimana Beliau menjadi tokoh masyarakat dan menjadi yang terbaik akhlaqnya sehingga semua mengaguminya.</p>
<p>&#8220;Beliau adalah manusia yang paling mulia akhlaknya. Beliau sangat dermawan, paling dermawan di antara manusia. Pada bulan Ramadhan, beliau lebih dermawan lagi, lebih kencang memberi dibanding angin yang berhembus.</p>
<p>Jika memilih urusan, beliau pilih yang paling mudah selama tidak melanggar syariat Allah. Beliau sangat menghindar dari dosa. Jika diri beliau dizalimi, beliau sangat sabar. Namun, jika hak Allah yang dilanggar, beliau sangat murka.</p>
<p>Sangat pemalu melebihi gadis pingitan. Jika beliau tidak menyukai sesuatu, langsung terlihat pada raut wajahnya. Beliau tidak pernah mencela makanan sama sekali. Jika beliau suka maka dimakanlah makanan itu. Jika tidak suka, maka beliau tinggalkan tanpa mencelanya.&#8221;</p>
<p>(Sumber: HR. Al-Bukhari, no. 3549, 35554, 3560, 3562, dan 3563)</p>
<p>Maka, Allah SWT sendiri yang memberikan sertifikat akhlaq mulia kepada Rasulullah SAW.</p>
<p>“Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (Al Qalam : 4)</p>
<p>Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah, telah mencontohkan bagaimana adab bertetangga dan kemuliaan dalam berbuat baik terhadap tetangganya.</p>
<p><em>“Sesungguhnya </em>telah<em> </em>ada<em> </em>pada<em> (</em>diri<em>) </em>Rasulullah<em> itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah</em><em>.” (</em>Al Ahzab : 21)</p>
<p>Terkait dengan tulisan saya sebelumnya. Dalam memasuki dakwah kampung, masyarakat membutuhkan seseorang yang solutif dan adaptif. Solutif dalam menyelesaikan permasalahan mereka dan mampu berbaur dengan mereka. Pentingnya solutif dan adaptif ini telah terbukti dalam contoh kecil kehidupan di asrama di atas. Nilai yang bagus dan otak yang encer tak terlalu dibutuhkan oleh masyarakat. Mereka tidak akan melihat berapa besar IQ anda dan berapa tinggi IPK anda. Masyarakat hanya melihat bagaimana anda bergaul dengan mereka dan bagaimana anda memberi manfaat kepada mereka.</p>
<p>“Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain ” (HR. Bukhari).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/0tanpalilin0.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/0tanpalilin0.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/0tanpalilin0.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/0tanpalilin0.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/0tanpalilin0.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/0tanpalilin0.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/0tanpalilin0.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/0tanpalilin0.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/0tanpalilin0.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/0tanpalilin0.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/0tanpalilin0.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/0tanpalilin0.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/0tanpalilin0.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/0tanpalilin0.wordpress.com/426/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=426&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/28/dari-dakwah-kampus-ke-dakwah-kampung-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf1b6898c3d5da3a36553f13f4b967ac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sang pembelajar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.berita8.com/images/berita/normal/25883031fe2fb43821b251b49c4d67472eda73166001@.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sarjana Teknik Kimia Versus Koki</title>
		<link>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/28/sarjana-teknik-kimia-versus-koki/</link>
		<comments>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/28/sarjana-teknik-kimia-versus-koki/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 22:55:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sang inspirator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://0tanpalilin0.wordpress.com/?p=421</guid>
		<description><![CDATA[“jurusan apa mas?” salah satu teman beda jurusan bertanya “jurusan teknik kimia.” Jawabku “wah, pasti pintar buat bom ya mas” &#160; Di masyarakat kita, istilah kimia adalah sesuatu yang menyeramkan. Banyak kalangan bahkan yang sudah berpendidikan sekalipun menganggap bahan kimia adalah bahan yang berbahaya seperti bahan peledak, obat – obatan atau jenis lain yang tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=421&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>“jurusan apa mas?” salah satu teman beda jurusan bertanya</p>
<p>“jurusan teknik kimia.” Jawabku</p>
<p>“wah, pasti pintar buat bom ya mas”</p></blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di masyarakat kita, istilah kimia adalah sesuatu yang menyeramkan. Banyak kalangan bahkan yang sudah berpendidikan sekalipun menganggap bahan kimia adalah bahan yang berbahaya seperti bahan peledak, obat – obatan atau jenis lain yang tidak alami. Padahal, pada waktu kita SMA dulu saat masih baru kelas 1, kita diperkenalkan istilah kimia. Bahan kimia adalah bahan yang menempati ruang dan memiliki massa. Apa sajakah bahan yang menempati ruang dan memiliki massa? Tentu adalah semua barang yang ada di alam semesta ini. Mulai dari garam dapur hingga manusia itu sendiri. Karena cakupannya yang luas. Maka, hampir semua bidang berkaitan dengan bahan kimia. Jika pada abad ke 19 antara biologi, fisika dan kimia amat jelas perbedaannya. Namun, pada abad ke 20 ini. Perbedaan itu mulai kabur.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://0tanpalilin0.files.wordpress.com/2011/12/chme-oil.jpg?w=354&#038;h=300" alt="" width="354" height="300" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lalu bagaimana dengan teknik kimia?</p>
<p>Teknik kimia adalah ilmu yang mempelajari bagaimana sebuah barang yang semula tidak bernilai menjadi sebuah bahan yang bernilai baik dari segi ekonomis atau kemanfaatan melalui proses kimia, fisika atau biologis.</p>
<p>Seorang sarjana teknik kimia bisa juga disebut sebagai sarjana proses. Mereka memiliki skill bagaimana memproses sebuah bahan tak layak menjadi berarti terutama dalam skala pabrik. Sarjana teknik kimia tak ubahnya seperti seorang koki. Seorang koki mengolah dan meracik beberapa bahan mentah menjadi sebuah masakan yang lezat. Maka, teknik kimia meracik berbagai bahan untuk lebih bermanfaat. Untuk membuat sebuah masakan yang lezat. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat makanan yang lezat.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.lbirawan.com/gambar/main.php?g2_view=core.DownloadItem&amp;g2_itemId=2386&amp;g2_serialNumber=1" alt="" width="427" height="640" /></p>
<p>Yang pertama, setiap bahan masakan memiliki proporsi yang tepat. Misalkan jumlah garamnya berapa sendok, jumlah gula, bawang merah atau bawang putihnya. Demikian juga dengan teknik kimia.  proporsi dari bahan harus tepat. Jika mau membuat asam sulfat 90 % dari mengencerkan asam sulfat 98 %, proporsi penambahan air harus sesuai agar tidak terlalu encer atau terlalu pekat. Dalam teknik kimia ilmu yang mempelajari bagaimana kita memperoleh proporsi tepat ini adalah dengan menggunakan neraca massa dan neraca energi. Sebuah ilmu yang berdasarkan pada hukum kekekalan massa dan energi. Kedua hukum itu saling berkaitan karena, pencampuran dua bahan dapat menghasilkan panas.</p>
<p><span id="more-421"></span></p>
<p>Yang kedua adalah urutan dalam memasukkan bahan. Kapan waktunya memasukkan garam, minyak, atau air. Dalam menumis misalkan. Tidak bisa tidak bahwa minyak goreng harus dipanaskan terlebih dahulu sebelum aneka bumbu di tumis. dalam memasukkan bahan atau kita sebut proses. Ini sangat penting bahkan menjadi utama dalam teknik kimia. Jika kita mau membuat gula dari tebu misalnya. Tidak bisa tidak urutannya adalah memeras tebu, kemudian, memekatkan air tebu, menjernihkan air tebu dan mengkristalkan gula. Keliru dalam urutan proses, bisa dijamin bahan akhir yang dihasilkan tak tercapai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketiga, perlakuan terhadap bahan. Ada yang bilang jika bumbu yang di ulek lebih mengeluarkan aroma yang lebih wangi di bandingkan dengan di blender. Apakah sayuran di potong – potong kecil atau besar, juga akan mempengaruhi rasa sebuah masakan. Demikian juga dengan sarjana teknik kimia. Setiap bahan memiliki karakteristik tersendiri. Agar reaksi berjalan dengan cepat, maka katalis dibuat dalam bentuk butiran misalkan. Adanya pengadukan atau dibiarkan begitu saja juga harus diperhitungkan. Jangan sampai sebuah alat terbakar gara – gara hal sederhana seperti ini.</p>
<p>Ke empat, panas api dan lama memasak. Misalkan untuk membuat telur mata sapi yang benar – benar merah dan putih harus menggunakan api yang ekstra kecil. Untuk bahan tertentu menggunakan bara api, atau untuk menghasilkan daging yang empuk harus dengan api kecil dan waktu yang lama. Dalam teknik kimia ini biasa di sebut sebagai kondisi operasi. Thermodinamika untuk menentukan pada suhu dan tekanan berapakah sebuah operasi maksimal dilakukan baik secara ekonomis, atau keselamatan kerja. Lama proses berkaitan dengan reaksi, berapa lamakah proses harus dijalankan agar produk yang diharapkan bernar – benar bisa tercapai. Lama reaksi juga akan berperan dalam mendesain sebuah peralatan.</p>
<p>Ke lima adalah alat yang digunakan. Untuk menggoreng menggunakan wajan. Untuk membuat daging empuk menggunakan panci presto. Teknik kimia juga harus mengenal alat dan mampu mendesainnya. Contohnya jika mau menaikkan tekanan udara maka menggunakan compressor. Jika mau memompa fluida cair dengan viskositas tinggi harus menggunakan pompa jenis turbin, jika viskositas tak terlalu menggunakan pompa sentrifugal dan harus tahu berapa power yang diperlukan agar desain pompa pas.</p>
<p>Lalu apa pengetahuan yang diperlukan oleh seorang teknik kimia?</p>
<p>Setidaknya ada 4 mata kuliah yang wajib dikuasai. Thermodinamika berkaitan dengan sifat thermodinamika dari sebuah bahan. Pada suhu dan tekanan berapakah dia berbentuk gas, cair atau padat. Berapakah volumenya pada kondisi demikian, bagaimana jikalau dilarutkan dsb. Kemudian teknik reaksi kimia, ini berkaitan dengan berapa lama reaksi terjadi sehingga konversi sesuai diinginkan. Juga berkaitan dengan desain reaktor yang paling tepat. Apakah menggunakan plug flow saja, mix flow saja, tipe batch atau tipe kontinue. Transfer fenomena. Berkaitan dengan dinamika perpindahan panas, suhu dan momentum. Pada proses pemanasan, maka disini ada fenomena perpindahan panas. Fenomena ini tak hanya berkaitan bagaimana pemanasan berlangsung dengan maksimal dan merata. Namun, juga berkaitan dengan desain sebuah alat. Berapa luas penampang yang dibutuhkan. Menggunakan tipe pemanas yang seperti apa? Apakah double pipe, plat, atau shell and tube. Jika bahan yang digunakan adalah cairan yang mengalir. Maka, pengetahuan tentang fluida berperan penting. Berapa debit yang diperlukan? Bagaimana kecepatannya? Apakah tipe turbulen atau laminer?. Dan terakhir tentu matematika, karena proses berkaitan dengan persamaan – persamaan differensial yang kompleks, maka pemahaman tentang kalkulus mutlak dikuasai.</p>
<p>Dapat dilihat bahwa sebagian besar justru merupakan pelajaran fisika. Sedangkan proporsi kimia justru tak terlalu dipelajari. Maka, masihkan anda berpikir bahwa teknik kimia pintar membuat bom?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/0tanpalilin0.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/0tanpalilin0.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/0tanpalilin0.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/0tanpalilin0.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/0tanpalilin0.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/0tanpalilin0.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/0tanpalilin0.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/0tanpalilin0.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/0tanpalilin0.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/0tanpalilin0.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/0tanpalilin0.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/0tanpalilin0.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/0tanpalilin0.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/0tanpalilin0.wordpress.com/421/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=421&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/28/sarjana-teknik-kimia-versus-koki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf1b6898c3d5da3a36553f13f4b967ac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sang pembelajar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0tanpalilin0.files.wordpress.com/2011/12/chme-oil.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://www.lbirawan.com/gambar/main.php?g2_view=core.DownloadItem&#38;g2_itemId=2386&#38;g2_serialNumber=1" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>inspiratif part 1 (menelurkan setetes manfaat)</title>
		<link>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/21/inspiratif-part-1-menelurkan-setetes-manfaat/</link>
		<comments>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/21/inspiratif-part-1-menelurkan-setetes-manfaat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 12:19:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sang inspirator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://0tanpalilin0.wordpress.com/?p=418</guid>
		<description><![CDATA[“2.8 juta cukup tidak mas?” Suara itu masih tengiang dalam telingaku hingga saat ini. Walaupun kejadian itu sudah beberapa hari yang lalu. Angka yang cukup besar jika dihitung dengan jam kerja yang hanya 3 hari. Itupun tidak genap sehari 24 jam. &#160; Barang siapa menolong agama Allah. Maka Allah akan menolongnya dan meneguhkan kedudukannya. Ayat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=418&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>“2.8 juta cukup tidak mas?”</p>
<p>Suara itu masih tengiang dalam telingaku hingga saat ini. Walaupun kejadian itu sudah beberapa hari yang lalu. Angka yang cukup besar jika dihitung dengan jam kerja yang hanya 3 hari. Itupun tidak genap sehari 24 jam.</p></blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<p>Barang siapa menolong agama Allah. Maka Allah akan menolongnya dan meneguhkan kedudukannya.</p>
<p>Ayat ini adalah ayat yang menjadi pamungkasnya orang – orang beriman. Sebuah cita – cita untuk menegakkan din yang mulia ini di muka bumi. maka, saat ada kesulitan – kesulitan maka itu adalah ujian yang harus dilalui dengan sabar dan optimis. Optimis dengan percaya diri karena Allah lah yang akan menolong. Maka, siapakah yang lebih kuat pertolongannya selain pertolongan Allah?</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://osolihin.files.wordpress.com/2007/04/berbeda.jpg?w=480&#038;h=300" alt="" width="480" height="300" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ini adalah kisah bersambung, sebuah kisah  tentang perjalanan mengukir lukisan hidup yang penuh makna. Ku tulis dengan menggunakan kata ganti orang pertama. Kau boleh menganggapnya sebagai kisah nyata atau hanya fiktif belaka. Kau boleh menganggap aku benar – benar aku atau orang lain. karena, aku tak memberimu sertifikat atau garansi apa yang kutilis disini adalah realitas atau hayalan dari rangkaian impuls syaraf – syaraf otakku. Aku berharap agar kalian mengambil manfaatnya dan sebarkan manfaat itu kepada orang lain agar kebaikan itu terus menular dan menyebar.</p>
<p>Ini adalah kisah tentang bagaimana aku tanpa keraguan kuliah S1, tentang bagaimana aku keluar pekerjaan karena sebuah idealism hidup, tentang cita – cita Andalusia dan cordoba yang dulu sempat membayang dalam bocah SMP, tentang sebuah nama muslim yang di deretan ilmuan peraih nobel, tentang sebuah ilmu dan teknologi bermanfaat yang terus mengalir layaknya lampu yang terus menyala di seluruh dunia, hingga sebuah kata kerja yang ibuku tancapkan dalam otakku mungkin sejak aku baru dilahirkan “memberi’</p>
<p>Rezeki itu memang sudah diatur. Itulah yang selalu ku pegang agar hatiku senantiasa menjadi tenang dengan pemberian Allah. Karena itu, walaupun beasiswa yang aku peroleh untuk studi lanjut belum pasti. Aku beranikan resiko itu. Aku berpikir, jika aku telah melalui S1 yang waktunya 2 tahun mengapa aku tidak melalui S2 yang hanya 2 tahun. Maka aku mulai mengikat ikat pinggang dan memperkuat punggung agar bisa bertahan. Usahaku selama ini hanya menjadi guru privat mahasiswa karena aku pikir usaha ini yang benar – benar sejalan dan tak mengganggu belajarku. Bahkan, dengan jadi guru privat mahasiswa aku lebih sering membuka – buka buku masa lalu yang sudah terlupakan di tumpukan kardus sana.</p>
<p><span id="more-418"></span></p>
<p>Uang SPP aku dapatkan dari dosen pembimbingku waktu S1 dulu yang sekaligus kini menjadi pembimbingku waktu S2. Ikrarnya memang pinjam. Namun, jikalau ternyata beasiswaku gagal. Mungkin pinjaman itu akan berubah menjadi pemberian.</p>
<p>Aku hanya mempunyai satu orang murid privat. Namun, dengan nikmat Allah, semuanya bisa tercukupi. Namun, jangan pernah berpikir tercukupi disini aku bisa hidup mewah. Aku tahu, para sahabat yang berimanpun pernah hidup melarat. Bahkan Rasulullahpun pernah mengikat perutnya dengan berganjalkan dua buah batu. Maka, bagiku sudah biasa untuk makan dengan porsi mini atau juga berganjal batu. Tak masalah. Karena inilah yang akan menjadikanku pembeda dengan teman – temanku yang lain.</p>
<p>Iseng – iseng aku publish usaha guru privat mahasiswa ini ke dalam blogku. Sebenarnya aku tak memikirkan akan ada yang baca. Namun, tak ada salahnya untuk mencoba.</p>
<p>Hingga pada siang hari. Saat itu aku sedang berkunjung di Lab pada hari libur. HPku bordering, nomer yang tidak terdata dalam memori HPku. Jarang – jarang aku mau mengangkat nomer HP alien seperti ini. Namun, hati berkata agar aku mengangkatnya.</p>
<p>“mas, les privat mahasiswa ya?”</p>
<p>“ya, benar” jawabku</p>
<p>“saya mau les mas, bisa”</p>
<p>“mbak tinggal dimana?” tanyaku. Dari suaranya memang perempuan. Dan aku tanyakan dia berdomisili dimana sebab pernah ada yang meng-SMS ku untuk minta les. Tenyata dia tinggal di Jakarta sedangkan aku di Surabaya.</p>
<p>“saya di Riau mas?” katanya</p>
<p>“tapi gini aja mas, nanti kalau misalkan saya ada tugas, saya kirimkan ke mas, nanti dijelaskan cara menyelesaikannya. Kita lewat email saja. Nanti pembayarannya saya transfer bagaimana?” sambungnya dari seberang lautan sana</p>
<p>“boleh” kataku</p>
<p>“okey, saya sekarang ada tugas. Saya kirimkan sekarang yam as. Tolong sebelum jam 17.00 sudah selesai”</p>
<p>Aku lihat jam, sekarang jam 14.00.</p>
<p>“okey mbak, tak masalah”</p>
<p>“terima kasih mas”</p>
<p>Begitulah awal mulanya. Kerja sama saling menguntungkan ini berjalan hingga beberapa bulan. Hingga akhirnya, aku menerima telepon kembali. Nomor yang sekarang sudah ada di memori HPku.</p>
<p>“mas, saya mau UTS di Jakarta. Tapi saya tidak mengerti mata kuliah sama sekali. Mas, ada teman tidak di Jakarta yang bisa ngajari saya?”</p>
<p>“ada mbak. Nanti saya SMSkan nomor HPnya. Saya perkenalkan mbak ke dia”</p>
<p>Ternyata orang yang aku rekomendasikan menolak karena merasa tidak PD untuk menjadi pengajar. Alasannya sudah lupa dengan mata kuliahnya.</p>
<p>Akhirnya, aku yang diminta untuk terjun langsung ke Jakarta dengan semua akomodasi di tanggung 100%. Jumlahnya sekitar 2.8 juta rupiah. Demikianlah Allah memberikan rezeki kepada setiap makhluknya.</p>
<p>Segera aku memesan tiket kereta api kelas eksekutif tujuan gambir. Baru kali ini aku memesan tiket kereta api. Eksekutif lagi. Aku menertawakan diriku sendiri. Aku tak berani pesan tiket pesawat. Walaupun perjalanan memang lebih cepat. Namun, seumur – umur aku belum pernah masuk bandara. Makanya aku takut. Lucu memang. Maklumlah orang desa. Selain itu, juga penghematan karena tiket pesawat dua kali tiket kereta. Sebagian uang tak lupa aku kirimkan ke ibuku di des asana. Karena aku tahu, ayahku sedang sakit. Maklumlah usianya sudah 60 tahun dan harus terus mengayuh becak agar keluarga kami di kampong sana tetap mengepul.</p>
<p>[bersambung]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/0tanpalilin0.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/0tanpalilin0.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/0tanpalilin0.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/0tanpalilin0.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/0tanpalilin0.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/0tanpalilin0.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/0tanpalilin0.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/0tanpalilin0.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/0tanpalilin0.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/0tanpalilin0.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/0tanpalilin0.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/0tanpalilin0.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/0tanpalilin0.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/0tanpalilin0.wordpress.com/418/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=418&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/21/inspiratif-part-1-menelurkan-setetes-manfaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf1b6898c3d5da3a36553f13f4b967ac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sang pembelajar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://osolihin.files.wordpress.com/2007/04/berbeda.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Training yang &#8220;Ngangeni&#8221;</title>
		<link>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/20/training-yang-ngangeni/</link>
		<comments>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/20/training-yang-ngangeni/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 12:18:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sang inspirator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://0tanpalilin0.wordpress.com/?p=415</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kita beri tema training ini dengan training yang ngangeni (membuat rindu)&#8221;, kata salah seorang panitia saat technical meeting. &#160; &#160; Awalnya kata &#8211; kata itu kita sambut dengan tertawa. Salah seorang dari kami malah berkomentar. &#8220;paling panitia gak ada tema lain&#8221;. Sontak aku cekikikan. Ya, demikianlah kesan pertama dari pelatihan outbond yang aku ikuti. Sebut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=415&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&#8220;Kita beri tema training ini dengan training yang ngangeni (membuat rindu)&#8221;, kata salah seorang panitia saat technical meeting.</p></blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://kertawirama.files.wordpress.com/2010/02/mukhoyam.jpg?w=604&#038;h=334" alt="" width="604" height="334" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Awalnya kata &#8211; kata itu kita sambut dengan tertawa. Salah seorang dari kami malah berkomentar. &#8220;paling panitia gak ada tema lain&#8221;. Sontak aku cekikikan. Ya, demikianlah kesan pertama dari pelatihan outbond yang aku ikuti. Sebut saja Training Semangat (TS) karena, memang efek sampingnya adalah bertambahnya semangat 100 kali lipat dari biasanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebenarnya, bersamaan dengan diadakannya TS ini aku juga ada acara Welcome Party di Laboratorium penelitianku saat ini. Semua anggota Laboratorium ikut. Rencananya kita akan pergi ke Probolinggo dan rafting di sana. setiap orang dikenakan biaya sekitar 400.000,- untuk biaya akomodasi dan lainnya. Hanya saja, karena aku merasa kesulitan dengan biaya itu (maklum beasiswa belum cair), teman &#8211; teman anggota Lab bersedia untuk membayariku. Sehingga, aku cuma tinggal bawa baju saja dan berangkat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan itu semua, aku merasa tidak enak jika harus mengecewakan para anggota Lab dan aku memilih untuk ikut. Hingga pada pekan terakhir sebelum hari H, bahkan H-3 hari. Aku memutuskan untuk ikut TS saja. Karena, acara TS bukan hanya acara training biasa. Namun, training yang diadakan untuk mengasah spiritual kita. Aku yakin. Allah akan menolong jika kita menyerahkan semua urusan kepada-Nya. Biarlah Allah yang menyelesaikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tentu saja teman &#8211; temanku kecewa sekali. Tak apalah. Aku tetap tidak ikut dan memesang telinga tembok.</p>
<p>TS diadakan pada hari jum&#8217;at hingga minggu di tempat wisata. Jangan kira tempat wisatanya rame karena tempat wisata yang dipilih adalah hutan reservasi. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Dan kelompokku adalah kelompok yang aku anggap paling lugu. Karena, kita membawa peralatan seadanya. benar &#8211; benar standart dan sesuai dengan yang dikatakan oleh panitia. Kelompok lain bahkan membawa kompor gas termasuk tabung elpigi 3 kg dan satu kardus mie instan. Sedangkan kelompok kita hanya membawa beras, snack dan telur rebus.</p>
<p><span id="more-415"></span></p>
<p>Hari pertama berlangsung dengan menyenangkan. Beberapa puluh push up, sit up, dan back up belum menyurutkan tenaga kami karena masih ada energi hasil cadangan waktu berangkat tadi. Namun, pada hari kedua, semuanya mulai bergeser. Kami membawa peralatan masak seadanya, demikian juga dengan kompornya. Alhasil, nasi yang dimasak siang baru bisa dimakan pada pagi hari. Sehari sebelumnya kita hanya makan telur rebus dan makanan bungkusan yang salah seorang teman kami bawa dari rumah serta beberapa bungkus nasi sarapan teman yang belum sempat sarapan karena datang terlambat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hari kedua, perut mulai terasa keroncongan. Namun, kami masih tetap bersemangat. Seharian itu kita cuma makan sepiring nasi dan ngemil. Push up dan sit up mulai melelahkan ditambah lagi jam tidur yang menipis. Pada hari kedua ini aku mulai berpikir kapan akan selesai. Kita tidur cukup larut dan segera dibangunkan karena pada malam hari ada kegiatan yang cukup melelahkan sekaligus menyenangkan. Kita bermain seolah &#8211; olah sedang perang dengan seorang komandan. Luar biasa memang. Karena TS diadakan di puncak, maka, suhu dingin cukup membuat energi panas tubuh kami terkuras banyak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama 2 tari kegiatan hujan turun dengan derasnya. Untuk mengusir rasa dingin yang menyuntik tulang. Kami lagi &#8211; lagi harus lompat &#8211; lompat, lari &#8211; lari dan gerakan &#8211; gerakan lain yang juga menguras energi. Padahal, asupan energi kami hanya berasal dari sepiring nasi dan beberapa butir telur. Sebagai penyemangat panitia mengajarkan dua buah nasyid yang salah satunya membuatku menangis. Liriknya benar &#8211; benar menyentuh hati, menegur kita, membuka bahwa apa yang kita lakukan, belumlah setetes kebaikan diantara samudera.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>hari ketiga, kita dibangunkan pagi &#8211; pagi sekali. Sekitar jam 02.00 WIB dini hari. Kita long match, jalan kaki sampai sekitar jam 09.00 WIB pagi. Kita mengitari bukit. Melewati berbagai medan. Mulai dari sawah &#8211; sawah, jalan raya, tebing terjal dan licin, sungai, hingga hutan belantara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Memang saat kejadian aku ingin semuanya berjalan dengan cepat. Ingin segera mandi dan tertidur lelap. Namun, saat bantal sudah ada di pelukan. Saat baju dan spray wangi menyelimuti. Tiba &#8211; tiba aku ingin kembali berada pada kondisi TS. Kondisi dimana waktu kita benar &#8211; benar maksimal. Kita tak pernah melupakan tilawah dan sholat malam, bahkan kita sempat melakukan sholat gerhana bulan ditengah hutan membentang. Kita berolah raga menyehatkan badan, sedikit makan dan sedikit tidur namun, bisa dibilang tak kenal capek. Kita diajarkan untuk melampaui batas kemampuan kita, memotivasi diri dan itu benar &#8211; benar bisa dilakukan. Kita mengalahkan ketakutan pada diri kita sendiri. Yang luar biasa adalah materi yang disampaikan oleh ustadz &#8211; ustadz yang hatiku seolah tetikam sebilah belati. Sungguh mengenai sasaran dan membuka pintu wawasan yang tak terbayangkan semuanya. Aku mendapatkan seorang sahabat baru disini. Sahabat pada level 1. Dan yang paling mengagetkanku adalah. Ternyata acara Lab ditunda. Bayangkan saja jikalau aku tak mengikuti TS. Tak ada yang aku dapatkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Wahai orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu&#8221; (Muhammad : 7)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Persis seperti yang dikatakan panitia, karena memang banyak peserta lain yang meninggalkan banyak agenda kerjanya, bahkan ada yang dipecat.</p>
<p>&#8220;Saudaraku! saya tahu urusan anda besar! tapi ingatlah bahwa ALLAH MAHA BESAR!&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/0tanpalilin0.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/0tanpalilin0.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/0tanpalilin0.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/0tanpalilin0.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/0tanpalilin0.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/0tanpalilin0.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/0tanpalilin0.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/0tanpalilin0.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/0tanpalilin0.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/0tanpalilin0.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/0tanpalilin0.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/0tanpalilin0.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/0tanpalilin0.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/0tanpalilin0.wordpress.com/415/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=415&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/20/training-yang-ngangeni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf1b6898c3d5da3a36553f13f4b967ac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sang pembelajar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kertawirama.files.wordpress.com/2010/02/mukhoyam.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sosok Luar Biasa 3</title>
		<link>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/20/sosok-luar-biasa-3/</link>
		<comments>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/20/sosok-luar-biasa-3/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 02:35:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sang inspirator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://0tanpalilin0.wordpress.com/?p=406</guid>
		<description><![CDATA[Mereka menjadi mutiara ditengah padang pasir. Mereka menjadi berlian diantara kerikil – kerikil. Mereka adalah orang – orang istimewa. Seperti pada sosok luar biasa sebelumnya. Sosok ini tak ada bedanya.dengan sosok sebelumnya. Mereka sama – sama istimewa dan berbeda dari pemuda lainnya. jika sosok pertama, begitu antusiasnya menyambut panggilan adzan. Sosok ini juga demikian. Jika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=406&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Mereka menjadi mutiara ditengah padang pasir. Mereka menjadi berlian diantara kerikil – kerikil. Mereka adalah orang – orang istimewa.</p></blockquote>
<p><a href="http://0tanpalilin0.files.wordpress.com/2011/12/6088_101703286506439_100000003056341_49169_5087997_n.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-407" title="6088_101703286506439_100000003056341_49169_5087997_n" src="http://0tanpalilin0.files.wordpress.com/2011/12/6088_101703286506439_100000003056341_49169_5087997_n.jpg?w=300&#038;h=79" alt="" width="300" height="79" /></a></p>
<p>Seperti pada sosok luar biasa sebelumnya. Sosok ini tak ada bedanya.dengan sosok sebelumnya. Mereka sama – sama istimewa dan berbeda dari pemuda lainnya. jika sosok pertama, begitu antusiasnya menyambut panggilan adzan. Sosok ini juga demikian. Jika sosok pertama begitu kuatnya mengangkat kelopak mata di sepertiga malam. Maka sosok ini juga demikian. Ia, bahkan tak merasakan apa – apa. Jika sosok pertama begitu kritisnya dengan persoalan pemerintahan. Maka, sosok ini mengambil jalan atau bidang lain yang tak kalah penting. Dia begitu fokusnya dengan pembinaan akhlaq bangsa ini. Maka, kedua sosok ini saling melengkapi. Jika sosok pertama begitu peduli dengan kondisi setiap orang. Maka sosok ini juga demikian, bahkan lebih lagi. Dia menjadi pendengar yang luar biasa. Jikalau kau meu bercerita, maka disambutnya dengan antusias, tak ditampakkannya rasa lelah yang telah menggunung. Dia, selalu tampil dengan performa terbaiknya setiap bertemu dengan saudara – saudaranya. Sehingga sosok dekil seorang muslim sirna jikalau dia ada. Hafalannya luar biasa. Apalagi suaranya. Aku sering menyebutnya dengan panggilan “Maher Zain”. Jika sosok pertama lebih pantas menjadi seorang orator atau politisi atau duduk di gedung dewan bersama wakil rakyat lain. Maka sosok ini lebih cocok untuk menjadi seorang ustadz. Ada sebuah bakat atau hadiah yang diterima dari Allah SWT kepadanya. Suara emas. Demikianlah aku menyebutnya. Sehingga, mungkin pada kondisi biasa. Dia lebih mirip artis dari pada ustadz, apalagi penampilan mendukung. Sosok ini telah sejak dulu bertetengger di level 1. Selain amal yauminya, hafalannya, luas ilmu masalah agama, bakat alaminya untuk menjadi artis, betapa berkilau akhlaqnya, dia juga tak pernah kehilangan semangat dan motivasi. Senyumnya merekah saat bertemu siapapun. Harusnya memang demikian. Apalagi Indonesia telah memproklamirkan sebagai bangsa yang ramah di dunia internasional.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/0tanpalilin0.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/0tanpalilin0.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/0tanpalilin0.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/0tanpalilin0.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/0tanpalilin0.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/0tanpalilin0.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/0tanpalilin0.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/0tanpalilin0.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/0tanpalilin0.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/0tanpalilin0.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/0tanpalilin0.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/0tanpalilin0.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/0tanpalilin0.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/0tanpalilin0.wordpress.com/406/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=0tanpalilin0.wordpress.com&amp;blog=8948848&amp;post=406&amp;subd=0tanpalilin0&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://0tanpalilin0.wordpress.com/2011/12/20/sosok-luar-biasa-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bf1b6898c3d5da3a36553f13f4b967ac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sang pembelajar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0tanpalilin0.files.wordpress.com/2011/12/6088_101703286506439_100000003056341_49169_5087997_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">6088_101703286506439_100000003056341_49169_5087997_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
